Bangkok: Thai Capital City

Mengunjungi Thailand belum lengkap rasanya kalau belum berkunjung ke Bangkok, lalu apa saja yang bisa dijadikan destinasi para pelancong di ibu kota negara gajah putih ini?

Berdasarkan pengalaman saya, dari stasiun utama Bangkok (Hua Lamphong Station) kita bisa naik MRT menuju Democracy Monumen, yang merupakan salah satu bentuk peringatan atas kudeta tahun 1923 sebagai tanda didirikannya sistem konstitusional monarki di Thailand. Ada 4 pilar besar yang mengitari satu bangunan yang diatasnya berbentuk seperti mangkok, tiap pilar mempunyai filosofi berbeda satu sama lain, coba saja nanti anda perhatikan ukiran di tiap panelnya ketika berkunjung.

Letak monumen ini sangat strategis karena ada di pusat kota, sehingga mudah bagi saya untuk menemukan tuk-tuk, transportasi khas Thailand yang konon suka menipu kalau tidak dibayar mahal. Setelah proses tawar-menawar, akhirnya saya memutuskan untuk berfikir positif mempercayai tuk-tuk untuk membawa jalan-jalan di kota Bangkok ini. Pemberhentian pertama di Wat Intrawihan (standing buddha) yang serupa tapi tak sama dengan big buddha di Phuket.

Destinasi kedua di Wat Parinayok yang arsitektur dindingnya menurut saya bagus banget plus ada prosesi pengangkatan biarawan perempuan yang menambah saya betah berlama-lama mengunjungi satu wat ke wat yang lain. Setelah itu supir tuk-tuk mengantar kami ke Thai Export Centre. Bagi para pelancong, siap-siaplah ketika anda diajak mengunjungi tempat yang berjualan perhiasan tapi anda tidak berniat membeli sama sekali karena biasanya setelah ini si supir tuk-tuk bisa meninggalkan kita ataupun bersikap tidak ramah. Saya sendiri sudah mengalaminya karena pada akhirnya saya nyasar di Wat Benchamabophit yang jaraknya 2 km dari tujuan selanjutnya yakni Khaosan Road.

Wat Bechamabophit yang jauhnya 2 km dari Khaosan

Kalau anda diturunkan di Khaosan Road atau Soirambutri Road sih tidak perlu khawatir, karena jalan ini ramai dengan para wisatawan asing dan suasananya mirip di Kuta, Bali. Tak jauh dari Khaosan anda bisa walking tour menuju Grand Palace tempat yang wajib anda kunjungi ketika di Thailand karena bangunan ini merupakan candi termegah dan salah satu watnya menginspirasi Angkor Wat di Kamboja, harga tiket sebanding dengan keindahannya 350 baht untuk wisatawan asing sedangkan untuk lokal gratis, maklum penduduk Bangkok mayoritas penganut Buddha dan candi ini merupakan salah satu tempat pemujaan bagi mereka.

Grand Palace from the outside, mixed culture from Asian and European

Tak jauh dari Grand Palace, terdapat candi tua lainnya yang tak kalah indah yakni Wat Arun. Kalau candi di Grand Palace dominan warna emas, Wat Arun lebih dominan warna mencolok pada keramik-keramiknya, candi ini seringkali disebut sebagai floating temple karena letaknya di seberang sungai Chao Phraya. Untuk kesana, kita cukup menyebrang dengan kapal feri kecil yang tarifnya 2 baht. Lebih bagus kalau kita mengunjunginya menjelang senja, jadi bisa sekalian keliling sungai Chao Phraya dengan menyewa kapal.

Pada akhir pekan, Bangkok juga menawarkan wisata belanja murah bagi para pelancong yang dikenal dengan nama Jatujak Market atau JJ Market. Atau anda bisa wisata mall ke MBK square dengan menggunakan MRT turun di BTS national stadium, karena di mall ini pada akhir pekan menyediakan tontonan thai boxing for free😀. Kalau anda beruntung, bisa mengunjungi art event yang biasanya diselenggarakan di Thai National Art Gallery atau Bangkok Art and Culture Centre. Pada malam hari jangan lewatkan mengunjungi floating market yang hampir sama seperti di Ayutthaya, dan coba cicipi kuliner unik dari Thailand yaitu bunga goreng tepung. Aneh sih awalnya, tapi setelah diicip-icip enak juga bikin nagih, apalagi bunga kambojanya, manis dan gurih. Floating market di Bangkok hanya menjual beberapa makanan dan barang, beda dengan floating market di Ayutthaya yang menyajikan tarian khas Thailand di atas kapalnya. Cukup merogoh kocek 15 baht anda bisa naik kereta ekonomi dari Hua Lamphong ke Ayyuthaya.

boat trip in Ayutthayya Market

Happy traveling in Bangkok, people. Don’t hesitate for asking me about my backpacker experince in this beautiful country🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s